scrool

Pages

Jumat, 14 Maret 2014

Kelebihan dan Kekurangan Satria FU 150

Suzuki Satria FU 150 merupakan salah satu atau mungkin satu-satunya flagship Suzuki Indonesia untuk meraih hati para pecinta motor Indonesia. Dengan mengandalkan model yang ayam jago yang sangat garang, mesin yang sudah mengusung sistem DOHC dan dengan harga yang cukup terjangkau untuk kantong masyarakat Indonesia.
Suzuki Satria FU 150 yang di Indonesia mulai pertama kali diperkenalkan sejak tahun 2005 dengan maksud untuk menggoyang Honda Sonic, hingga akhir tahun 2012 ini telah mengalami beberapa transformasi secara body motor dan tidak menyentuh mesin motor.
Berikut penulis akan mengutarkan beberapa kelemahan yang disarikan dari beberapa sumber dan dari pengalaman penulis sendiri:

Kelebihan Satria FU 150
Suzuki Satria FU 150 secara DNA baik body maupun mesin jauh sangat unggul jika dibandingkan dengan motor lain. Berikut beberapa keunggulannya
Body Suzuki Satria FU 150 yang memiliki kesan ramping namun kokoh memberikan kesan sporty bagi para pemiliknya. Dengan tampilan yang sporty, Suzuki Satria FU 150 tidak membutuhkan modifikasi yang cukup ekstrim sehingga akan lebih menghemat kantong, namun apabila masih dirasa kurang masih bisa melakukan modifikasi.
- Teknologi mesin DOHC yang merupakan teknologi untuk motor-motor kelas menengah ke atas.
- Kapasitas mesin yang mencapai 150cc sangat memberikan kesan bagi para speed freaks.
- Tarikan mesin kencang.
Perawatan untuk sebuah motor dengan teknologi DOHC cukup mudah, yaitu dengan rutin mengganti oli dan membersihkan karburasi
- Suku cadang motor dan aksesoris cukup banyak dan terjangkau
- Dengan body ramping dan ringan serta mesin yang "garang" Suzuki Satria FU 150 sangat enak untuk dikendarai di daerah yang macet maupun daerah yang lengang (Tancap Bro!!!!!!)
- Dengan posisi Busi motor yang ada diatas, memungkinkan untuk Satria FU 150 menerobos banjir.
- Model motor yang ayam jago memungkinkan kita untuk membawa barang belanjaan ataupun air galon sehingga cukup memudahkan.
- Standar BBM yang mengharuskan memakai bahan bakar beroktan 92 (pertamax) maka jika di isi dengan bensin maka akan menimbulkan efek ngelitik.
- Kelebihan yang paling utama adalah, dengan model yang sporty dan dinamis dengan teknologi tinggi yang sudah mengusung sistem DOHC, Suzuki Satria FU 150 dijual dengan harga yang cukup terjangkau (penulis membeli tahun 2006 seharga 16,6 juta dengan diskon 500 rb, "murah meriah")

Kelemahan Satria FU 150
Setelah membahas beberapa kelebihan, tidak imbang jika kita ditak membahas kelemahan Suzuki Satria FU 150. Berikut beberapa kelemahan beserta sedikit solusi dari penulis:
Transmisi gigi untuk gigi 1 dan 2 sering seret atau selip (solusi yang dilakukan penulis adalah mengganti per kopling dengan per kopling racing yang agak keras, tentunya harus disesuaikan dengan ukuran dan panjang)
- Per Tensioner keteng mudah kendor (solusi untuk ini baca aja di blog ini ada kok, hahaha)
- Orang bilang bahan bakar Satria FU 150 cukup boros (dari pengalaman penulis selama mengendarai beberapa motor, Satria FU 150 tidak boros. Perbandingan untuk jarak 70 km dengan motor Suprie X tahun 2001 habis bensin 2 liter, sedangkan dengan Satria FU 150 bensin habis 2 1/4 liter)
- Rantai Satria FU 150 cepat aus (nah kalo ini penulis tidak ada solusi selain mengganti rantainya)
- Knalpot sering nembak (pas awal keluar dari dealer ni motor memang sering nembak tapi sesudah beberapa waktu makin jarang dan sekarang sudah tidak nembak lagi)

Pengalaman Pribadi 
Penulis memiliki Satria FU 150 sejak bulan Juli 2006, hingga sekarang Desember 2012 kurang sebih sudah lima seengah tahun. Pengalaman yang pernah dialami antara lain  
- Top Speed yang pernah dicapai 141 km/jam dengan modifikasi "hanya" mengganti koil racing dan busi racing yang lainnya masih standar.
- Satu tahun pertama kilometer yang sudah dicapai kurang lebih 45.000 km karena setiap hari rata-rata harus menempuh 70 km sedangkan apabila dipake buat ngelamar kerja atau ter keja akan lebih jauh lagi.
- Ban luar rata-rata perbandingan pertahun adalah 2:3 yaitu 2 untuk ban depan dan 3 untuk ban belakang.
- Sering sakit hati di lampu merah karena sering kalah dengan motor matik (tarik gas langsung lari)
- Sering diajak balapan liar di jalan secara tidak sengaja (pernah balapan dari prambanan sampai batas masuk kota klaten sama-sama Satria FU 150 modifikasi, balapan dari Karanganyar sampai Tawangmangu dengan satu CBR 150 dan Mega Pro dan kesemuanya dilibas oleh Satria FU 150)
- Satria FU 150 ane menjadi teman sejati seperjuangan baik pas cari kerja maupun ketika sudah mendapatkan kerja (Satria FU ane kirim keluar Jawa untuk nemenin ane di perantauan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar